October 5, 2011

Jabat Pertama

Bukan untuk mengulangi kesenangan, tetapi lebih kepada, bagaimana menghormati alur. Pada dasarnya, ceritanya memang belum selesai, dan tak pernah ingin menjadi selesai. Dan sebelum benar-benar selesai, yang menjadi mukadimah harus wajib dicatat. (Padahal bagian pertengahan sudah diumbar lebih dahulu)

Dalam sebuah sore, Moron berjalan berdua dengan sahabat wanitanya menuju sebuah, hmmmm, semacam kantor mini yang di dalamnya terpajang beberapa gambar satwa khas Kalimantan. Mereka berpartisipasi dalam sebuah pelatihan yang berhubungan dengan dunia konservasi, diselenggarakan oleh sebuah NGO* lokal.

“Halo, salam kenal. Saya Moron.”

“Halo, saya anu dari Bandung.”

“Saya juga anu dari Bandung.”

Banyak anu dalam sebuah perkenalan sore itu. Berasal dari berbagai daerah, seperti Bandung, Jakarta, Semarang, dan kota-kota lain.

“Hey, kamu!”

“Iya. Aku Lucy. Oh, kamu Moron, ya ya ya.”

“Iya, hahaha, ketemu juga ya akhirnya.”

Moron, Lucy, dan semua anu yang tergabung dalam pelatihan itu mulai membaur pada empat hari pertama, mungkin sudah ada yang menemukan sahabat baru, cerita ini dan itu. Pada hari kelima, kesemuanya terlibat dalam perjalanan seru menuju perbukitan, seperti long march yang jaraknya puluhan kilo meter. Pada petang harinya, akhirnya mereka sampai di penginapan baru yang dilengkapi dengan sarana out bond, di kaki bukit.

“Ron, kamu punya jaket tebal ngga? Dingin banget di sini.”

“Oh, ada… Sebentar ya.” Moron bergegas membuka perlengkapannya, ia ambil jaket parasut tebal yang lusuh dan… bau sebenarnya.

“Nih…”Italic

“Tapi, beneran nih ngga kamu pakai?”

“Ngga kok, aku udah ada sleeping bag. Pakai aja, Lucy!”

“Makasih yah.”

“Iya, no problem.”

Lucy langsung memakai jaket itu, Moron lalu pergi ke pendopo untuk merokok. Ada dua ruang mirip sebuah barak yang di dalamnya tersedia banyak alas tidur. Sistem pembagian ruang untuk para peserta pun sangat unik, semuanya dikumpulkan di dalam pendopo lalu membentuk sebuah lingkaran. Mereka berhitung satu per satu, penentuan kelompok didasarkan pada ganjil dan genap dari angka yang telah disebut. Moron kebagian angka genap, Lucy ganjil.

Semuanya kemudian lelap oleh lelah dan dingin malam.


*NGO= Non-Government Organization

No comments:

Post a Comment