November 24, 2010

Loly...pop!

Menghitung mundur lebih dari 3x30 hari. Di mulai dari satu sudut kota setelah lebih dulu menghirup debu-debu pada jalan pinggir kali. Berlanjut dengan tepuk halus di pundak lalu makan siang bersama, bersenda gurau juga berhujan-hujanan. Bagai menghisap lolypop berkadar gula paling besar yang bekas manisnya tidak mudah hilang, gurat tipis pada kening dan tahi lalat itu pun masih membekas di kepala. Tertawa adalah cara yang dianggap paling bijak untuk dilakukan, menertawaimu pun merupakan satu-satunya pilihan. Karena: Hahaha... Kamu sama-sama keparat seperti dirinya!

No comments:

Post a Comment